ETIKA BERMEDIA SOSIAL, DEKLARASI NETIZEN DI GEDUNG MPR RI

Cara bijak menggunakan media sosial dengan baik dan benar, memberikan dampak positif dan mengatasi pengaruh negatif dari media sosial, pengertian etika dan manfaat fungsi media sosial, tertuang dalam deklarasi netizen MPR RI

deklarasi netizen mpr ri

Pernah gak sih kelen dapat broadcast dari seorang kawan yang isinya itu bikin naik gula darah, bahkan ketika ditanya keaslian dari apa yang dikirim, mereka menjawab "hanya meneruskan, semoga bermanfaat,". Aku ragu, sebelum membagikan informasi itu, kayaknya mereka gak membaca secara teliti bahkan gak menelusuri kejelasan dari informasi yang didapatnya, cuman langsung menyebarkannya tanpa berpikir jauh.
Inilah masalah yang sekarang sama-sama kita hadapi, terlalu cepat percaya akan informasi yang didapat, bahkan gak sedikit informasi yang disebarkan mengandung ujaran kebencian, provokasi, dan terburuknya lagi bisa mengancam ketahanan ideologi negara republik Indonesia. Maaf, kalau tulisan ini dimulai dengan isu yang terlalu berat, tapi nyatanya hal ini ada di sekitar kita, ada di genggaman kita, yang perlu menyaring informasi ini adalah kita juga, gak mungkin kan orang lain.

Gak berhenti cuman di situ, ada juga kebiasaan buruk pengguna media sosial yang terlalu cepat menghakimi pengguna media sosial lain. Merasa dirinya yang paling benar, dan ketika ada informasi dari media sosial gak sesuai dengan ekspektasinya atau gak sesuai dengan pola pikirnya, mereka langsung memberikan komentar buruk, komentar yang menghina dan komentar yang mengundang pengguna media sosial lain untuk adu otot melalui kolom komentar. Adu otot di kolom komentar media sosial, cuman menciptakan kebencian dan gak berujung penyelesaian, pada akhirnya yang ada cuman debat kusir.

Mirisnya lagi, ada beberapa pegiat media sosial dengan akun anonim, memanfaatkan kebiasaan buruk pengguna media sosial untuk membangun akun-akun anonim mereka, kemudian berharap banyak follower biar diendorse dan dibayar pemilik produk. Sengaja menyebarkan informasi yang mengandung ujaran kebencian, informasi yang mengundang perang komentar, dan informasi negatif lainnya bahkan informasi hoax juga disebarkan demi naikin jumlah follower.

Mungkin berawal dari keprihatinan sama kebiasaan buruk pengguna media sosial sekarang ini, maka Biro Humas Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia mengajak dan mengundang kami para perwakilan netizen seIndonesia untuk duduk diskusi sama-sama membahas solusi nyata secara normatif yang harapannya bisa mengurangi kebiasaan buruk yang kerap terjadi di dunia maya. Kami netizen dari Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya, Palembang, Yogyakarta, Makassar, Manado, Denpasar, dan Semarang, total 44 netizen mengikuti serangkaian agenda dari Humas MPR RI terkait isu media sosial selama 3 hari berturut di kota Jakarta, mulai tanggal 7, 8 dan 9 Desember. Selanjutnya setelah melalui diskusi yang panjang, maka tercetuslah 4 butir deklarasi netizen MPR RI yang dideklarasikan pada tanggal 8 Desember 2018 dan harapannya bisa menjadi acuan dalam etika bermedia sosial. Isi dari deklarasi netizen bisa kelen lihat di sini;

deklarasi netizen mpr ri


1. Tidak menyebarkan konten hoax dan SARA
Mungkin banyak yang menyebarkan konten hoax cuman untuk lucu-lucuan, tapi bayangkan jika konten hoax yang kelen sebarkan itu ternyata berdampak negatif untuk orang lain. Belum lagi konten hoax yang kelen sebarkan itu menyangkut isu suku, agama, ras dan antar golongan, tentunya akan menyebabkan kontra bagi yang melihatnya, akan menimbulkan kebencian di sana - sini. Belum lagi, sekarang ini konten hoax yang menyangkut SARA dikemas kayak informasi betol hingga gak terkesan hoax. Banyak malahan, akun-akun media sosial yang sengaja bermain konten hoax dan SARA memang untuk menimbulkan keributan di jejaring dunia maya agar akun mereka dapat banyak perhatian. Lalu bagaimana, cara mengatasi dampak negatif dari konten hoax dan SARA?

2. Bijak bermedia sosial sesuai dengan Pancasila
Cara mengatasinya berawal dari diri kita sendiri, jangan terlalu mempercayai informasi yang tersebar dengan mudah, lakukan analisa terlebih dahulu cari sumber informasinya, cari perbandingan informasi sejenis dari sumber lainnya, kemudian kita pasti bisa menyimpulkan apakah informasi itu asli atau cuman informasi hoax. Cuman bijak saja main media sosial belum cukup, harus mengamalkan nilai-nilai luhur dalam Pancasila ketika bermain media sosial. Jadi, sikap saling menghargai dalam berinteraksi di dunia maya terjalin, jika mengamalkan nilai-nilai luhur dari Pancasila di segala aktifitas bermedia sosial.

3. Menerapkan Empat Pilar MPR RI dalam literasi digital
Sebenarnya bisa dibilang, nilai 4 Pilar MPR RI sudah tertanam sejak kita lahir di bumi Indonesia, cuman kadang sering gak dipake dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Sederhananya, orang dengan mudahnya buang sampah dari kaca mobil mereka, orang merokok di tempat umum yang di sana ada ibu hamil dan orang tua, banyak sekali contoh sederhana orang-orang tidak mengasah kepekaan 4 Pilar MPR RI dalam diri mereka. 4 Pilar MPR RI tersebut adalah (1) Pancasila, (2) UUD Tahun 1945,  (3) NKRI dan (4) Bhinneka Tunggal Ika. Pengertian literasi digital itu sendiri adalah minat, sikap dan kemampuan manusia untuk menggunakan teknologi digital dan alat komunikasi dalam berbagai hal, agar dapat berpartisifasi secara efektif dalam masyarakat digital.

4. Bersatu membuat keren Indonesia dengan konten yang positif
Indonesia itu sudah memang keren dari sananya, bersyukurlah manusia di bumi Indonesia hidup berbahagia di dalamnya, cuman manusia milenial ini tidak terlalu perhatian untuk membagikan hal-hal menarik dari Indonesia melalui media sosial. Indonesia banyak sekali ragam kekayaannya di tiap daerah, maka perlu seharusnya membagikan konten yang positif untuk memberikan informasi ke banyak orang bahwa Indonesia memang keren.

deklarasi netizen mpr ri
Penanda-tanganan Deklarasi Netizen
dari kiri Nurliya Apriyana, tengah ibuk Siti, kanan Lee Min Ho KW Super

Kayak gitulah sekilas tentang isi dari 4 butir deklarasi netizen yang harusnya menjadi pedoman bermedia sosial para netizen di seluruh Indonesia. Nah, setelah dirumuskan, ada penandatanganan isi deklarasi oleh para netizen yang ikut menggagas butir-butir deklarasai ini. Aku juga kebagian tanda tangan ditemani Kepala Biro Humas MPR RI, buk Siti Fauziah SH. MH.

BACA JUGA: SOSIALISASI 4 PILAR MPR RI DI MEDAN

Alhamdulillah, aku pun terpilih mewakili kota Medan untuk pergi ke Jakarta dengan kawan-kawan netizen lainnya, Rudi Hartoyo, Ririn Wandes, dan Faizah Ja'far. Sebuah amanah yang gampang-gampang susah untuk diemban, karena menularkan semangat bermedia sosial adalah tugas yang tidak mudah. Semoga, kelen yang baca tulisan ini menjadi tercerahkan bagaimana memanfaatkan media sosial ke arah yang lebih baik.

deklarasi netizen mpr ri
Walau telapak kaki hampir pecah
foto tetap bahagia

HARI PERTAMA DI JAKARTA
Perjalanan ke Jakarta diawali dengan heboh masing-masing, dikarenakan pesawat yang kami naiki untuk ke Jakarta lepas landas jam 5 pagi waktu Indonesia bagian Medan, alhasil harus sangat pagi kali untuk ke Bandara Internasional Kuala Namo yang jaohnya minta ampon. Aku sendiri udah persiapkan barang bawaan dari 1 hari sebelumnya, dan sekitar jam 2:30 berangkat sama Rudi Hartoyo numpang naik mobilnya untuk berangkat pagi-pagi kali KNIA. Disusul Ririn Wandes yang pergi naik Grab pagi-pagi kali, dan Faizah yang tiba-tiba gak ada kabar jam 3 pagi, kami pun mendadak heboh, khawatir si Faizah ketinggalan pesawat. Gak lama, ternyata Faizah pun berkabar alhasil legalah hati kami, kalo semisal telat kan bahaya.

Aku gak gitu menikmati perjalanan, naik kendaraan apa pun itu aku selalu tidur, jadi gak bisa menikmati pemandangan di atas langit, bangun-bangun udah sampai Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sebenarnya hotel yang sudah dipesan untuk kami, baru bisa check in jam 3 sore, sementara kami sampai di Jakarta jam 7 pagi, sengaja bisa biar bisa keliling dulu, dan destinasi pertama adalah Monumen Nasional. Berhubung baru pertama main ke Monas, ya kami pun naik Grab, katanya kalo di Jakarta Grab lebih murah dibandingkan dengan Gojek, atau ini hanya pendapat pribadi seseorang aja.

Monas kami pun sampai, setelah berkeliling Jakarta, melihat bangunan-bangunan tinggi yang banyaknya bukan main dari jendela mobil Grab, aku pun merasa asing. Di luar ekspektasi, ternyata Monas luas kali, bahkan dari parkiran mobil mau ke Monasnya aja udah terasa capek berjalan kaki. Kami langsung berpencar, mencari spot foto masing-masing, aku sama rudi dan Wandes sama Faizah naik kereta wisata pergi ke pintu masuk Monas. Aku dan Rudi memilih berjalan kaki, untuk segaknya bisa menikmati pemandangan sekitar dan mengarah ke Monumen Nasional juga. Tapi gak sangka, jaraknya jauh kali diluar ekspektasi, baju pun udah basah keringat dan panas matahari pagi bikin baju jadi kering di badan.

Lanjut lagi, gak mau berhenti, setelah dapat informasi kalau Wandes dan Faizah terjebak kemacetan antrian di pintu Monas, kami pun mengurungkan niat untuk naik ke Monas dan mengganti haluan ke Masjid Istiqlal itu loo Masjid yang biasa ada di TV-TV kalau sholat hari raya. Sekilas aku taunya di GMaps, jarak Masjid dari Monas itu dekat, tapi capek juga dibawak jalan kaki, belum lagi pintu terdekat dari Masjid Istiqlal ditutup karena ada renovasi, kami pun mutar. Perjalanan hari pertama di Jakarta dipenuhi peluh keringat yang kering di badan, setelah sampai banyak sekali yang nawarin kami plastik kresek. Untuk apa pikirku, baru sadar kalau plastik itu untuk tempat sepatu biar dibawak ke dalam, biar gak hilang kalau diletakkan di luar. Kami cuman menitipkannya ke penitipan sepatu di Masjid Istiqlal dan gratis, gak kayak Masjid di Medan penitipan sepatu gratis sih, tapi disuruh bayar seikhlasnya.

masjid istiqlal jakarta
Abaikan dengan poni supermannya ya wee
Setelah sholat tahyatul masjid dan foto-foto ganteng, kami pun balik ke Monas sekitar jam 11 berjalan kaki lagi. Istirahat, di foodcourt yang ada di Monas, kami pesan es jeruk dan es kelapa, begitu terkejut ketika mau bayar, apa salah itung atau memang segitu harganya, tapi iyalah pulak tempat wisata pasti mahal-mahal kan yaa, atau karena kami nongkrong di lapaknya terlalu lama dan cuman pesan 4 air minum, entahlah. Sudah masuk waktu sholat jum'at, kami pun bergegas sholat di masjid dekat foodcourt, kemudian selanjutnya pesan Grab untuk pergi ke Hotel.

Uniknya, di Jakarta pesan Grab bisa berubah-ubah harganya sewaktu-waktu tergantung jam-jam pesannya, kalo jam siang permintaan pesanan banyak jadi harga Grab mahal. Kami pun ada nunggu sekitar 1 jam, biar harga Grab turun barulah kami pesan. Sampainya di Hotel Sultan Residence jam 1:30 kami kelaparan, sementara check in tunggu lagi jam 3, kami memutuskan cari makan siang yang terdekat dari Hotel Sultan. Bertanya sama satpamnya, ada plaza benhill terdekat dari Hotel Sultan, tapi kalo dari bangunannya kayaknya sih itu hotel jauh, kami pun gak akan jalan lagi, udah capek lebih baik naik grab. Niatnya, pergi mau makan fastfood, sampainya di sana ada yang lebih menggugah selera nasi padang. Eh-eh, ketika pesan makanan pun datang dengan semua sajian dijejering di atas meja, kami pun kalap dan bingung mau pilih yang mana. Singkat cerita setelah makan, kami balik ke hotel untuk check in.

Wah wah, walau terbilang hotel lama, tapi suasana di dalam hotel sangat asri dan memanjakan mata, bahkan kamarnya pun sangat nyaman, nanti di lain kesempatan aku akan review hotel ini yaa. Kemudian, setelah check in kami pun istirahat 1 kamar untuk 2 orang, sengaja dipisah oleh panitia agar saling bersilaturahim sesama peserta, aku dipasangkan, dengan Fahri netizen dari kota Makassar.

Jam pun menunjukkan waktu hampir malam, kami bergegas untuk mengikuti agenda pertama pembukaan deklarasi netizen, diawali dengan kenal-kenalan, kegiatan mereka dan nama blog mereka. Yang paling unik cara mereka berkenalan, bikin gelak tawa suasana bahagia yang pecah, ada gaya kenalan bang Casmudi yang mengundang gelak tawa, bahkan ada yang nama blognya mantanidaman.com yang bikin riuh suasana sepanjang agenda pembukaan.

Dan setelah sesi berkenalan, kami ditodong buat kelompok untuk merumuskan butir-butir yang akan dideklarasikan, wah pengalaman yang gak bisa dilupakan. Baru pun kenalan, langsung ditugaskan bikin kelompok dan merumuskan sebuah gagasan untuk deklarasi netizen. Hampir larut malam kami berdiskusi di ruang hotel, udah macem kerja kelompok itu hari, tapi walau pun larut kami puas hasil dari butir-butir deklarasi netizen mencapai mufakat.

museumacan jakarta
Abaikan jari lentikQ

HARI KEDUA DI JAKARTA
Jika hari pertama bikin seru, hari kedua gak kalah serunya, karena kami berkunjung ke Gedung MPR RI yang terletak di jalan Gatot Subroto No. 6 Jakarta. Sebelum raun raun di kota Jakarta, pagi-pagi kali kami berkumpul di Gedung MPR RI naik bis dari hotel Sultan. Kami diberikan akses khusus raun raun ke dalam Gedung MPR RI yang artinya ini kesempatan langka, karena tidak sembarangan orang bisa masuk ke gedung MPR RI. Di sini, kami mendengarkan welcome speech dari Ibu Siti Fauziah SH. MH yang menjabat selaku Kepala Biro Humas MPR RI dan juga Mas Andrianto Madjid SE. MM yang menjabat selaku Kepala Bagian PDSI MPR RI (Pengolahan Data dan Sistem Informasi).

Dari keduanya, aku dapat menyimpulkan bahwa harapannya dari serangkaian agenda ini, peserta dari berbagai kota dapat menularkan semangat bermedia sosial secara positif sesuai yang terkandung dalam nilai-nilai 4 Pilar MPR RI. InsyaAllah, amanah yang gak gampang untuk menularkan semangat bermedia sosial yang positif di kota Medan. Selanjutnya, kami membacakan deklarasi bersama di ruangan tersebut, deklarasi yang telah kami rumuskan malamnya dengan mata ngantuk, badan capek, hati yang rindu, halah. Setelah itu, kami keliling menikmati bangunan yang penuh sejarah ini, berfoto riang gembira mengambil spot-spot foto yang keren, yang pasti kelen ngiri kalo liat fotonya.

Setelah puas, raun-raun di Gedung MPR RI, ada yang foto-foto ada yang bikin vlog ada juga yang gak ngapa-ngapain karena terlalu panas, hanya ngadem di dalam ruang gedung. Kalo aku, jangan ditanya, udah keringatan dari awal foto-foto, lari sana sini biar spot menarik gak ada orang banyak jadi background foto. Lanjut gerak ke museumacan, mendengar kata macan pasti kelen kira museum yang dipenuhi dengan hewan macan-macan langka. Salah, museumacan itu singkatan dari Modern And Contemporary Aart in Nusantara. Jadi, pameran seni yang dipamerkan disini bukan selamanya akan dipamerkan, setiap setahun sekali diganti dengan pemeran seni karya seniman lainnya. Ketika kami berkunjung ke sana, karya karya yang dipamerkan itu karya seniman Indonesia Arahmaiani dan Lee Mingwei seniman Taiwan.

kota tua jakarta
Sampai juga ke kota tua Jakarta
Sangat seru, berkunjung ke musemacan, nanti lain kesempatan aku akan ulas ya review museumacan. Setelah dari museumacan kami berkunjung lagi ke kota tua Jakarta jalan fatahillah, banyak bangunan-bangunan tua yang sungguh memanjakan pemandangan mata, dan sangat cocok untuk berfoto di sini, tapi karena terlalu ramai ketika kami ke sana, aku kurang tertarik untuk mengambil gambar di sini, hanya berkeliling saja melihat orang-orang bersepedaan atau berfoto dengan orang yang berlagak kayak patung.

Sore pun datang, kami bergegas naik ke bus lagi dan melanjutkan perjalanan ke Ancol tepatnya di Jimbaran Resto. Makan malam yang ditemani dengan lantunan musik-musik di tepi pantai, sangat membangkitkan suasana. Kalau candle light dinner sama pujaan hati sungguh romantis di sini yaa. Tapi karena baterai kamera habis saat di Jimbaran, gak banyak foto yang bisa aku abadikan, hanya ketika menikmati matahari terbenam saja.

deklarasi netizen mpr ri
Sahabat Sahabat Netizen MPR RI nan Lyncha


HARI KETIGA DI JAKARTA
Gak terasa, kami semua yang menjadi peserta deklarasi netizen akan berpisah setelah 2 hari bersama. Walau pun gak banyak yang bisa diutarakan, tapi banyak sekali kebersamaan yang berkesan. Di hari ketiga, kami kembali lagi untuk penutupan serangkaian agenda deklarasi netizen MPR RI di Gedung MPR RI. Aku dan kawan-kawan lainnya sengaja ambil tiket pulang jam malam, tapi mengkhawatirkan dapat jam tiket pulang siang hari, mana agenda belum selesai dan harus buru-buru mengejar pesawat. Di hari penutupan deklarasi netizen, tidak hanya buk Siti dan mas Andrian, pak Sesjen MPR Dr Ma'ruf Cahyono SH. MH juga datang untuk memberikan apresiasi kepada kami para netizen yang hadir. Pak Sesjen menegaskan sama kami semua para netizen seIndonesia terkait butir deklarasi netizen, bahwa sangat baik sekali gairah dan semangat bermedia sosial jika semua masyarakat benar-benar menerapkan butir-butir dari isi deklarasi netizen.

deklarasi netizen mpr ri
Nah, yang tengah ini adalah Pak Sesjen
Tapi kok aku keliatan paling tua ya :)


Setelah agenda deklarasi netizen ditutup, dan berfoto bersama, serta banyak pewarta yang ingin memberitakan kabar baik ini. Kami pun pulang ke kota kami masing-masing dengan wawasan yang bertambah, dan rindu yang membuncah untuk bertemu kembali di tahun depan. Untuk kota Medan, setauku baru tahun ini MPR menyembangi kota kami, namun berbeda di Jakarta atau kota lainnya yang sudah dikunjungi MPR sebanyak 3 kali tiap tahunnya. Semoga, jika ada tahun depan, aku terpilih lagi mewakili kota Medan sebagai Netizen MPR RI.

JASA VIDEO ANIMASI UNDANGAN PERNIKAHAN YANG ROMANTIS

Jasa Video Undangan Pernikahan Online Merupakan Jasa Buat Video Undangan Animasi Untuk Undangan Digital via WA, Facebook atau Instagram.

Hubungi atau via Whatsapp ke
0812 6438 1755


Awalnya mungkin banyak kawan, yang lama gak bersua bertanya-tanya, kok bisa aku bikin jasa video animasi kayak gini, ya mungkin karena faktor harga rupiah akan dolar gak turun-turun, tapi tetap aja banyak yang nikah demi menjalankan sunnah Nabinya. Jadi, kalo masih ada yang berpikiran menikah itu mahal, kau gak salah, yang salah adalah nasib, membiarkanmu menjomblo terlalu lama.

Sebenarnya tips menikah itu sederhana ikhtiar dan berdoa, insyaAllah rencana pernikahan kelen akan dimudahkan oleh Allah, tapi yang paling utama, cari dulu calonnya. Percumalah, kalo kesiapan menikah sudah mantap, tapi calonnya gak ada, ya kan. Makanya, jangan terlalu banyak pilih-pilih, kalo pun banyak yang mendekat, pilihlah yang baik agamanya serta santun akhlaknya, ya kan we?

Kepanjangan openingnya ya, ini mau ngeblog atau mau jualan sih, sebenarnya mau jualan, tapi kan gak ada salahnya juga berbagi cerita, kalo merasa kesindir dan bikin senyum-senyum sendiri ya bagus. Berarti, content writingnya berhasil, menumbuhkan minat baca postingan ini, bahkan kalo kelen baca sampe habis, makin mantap lagi.

Video Animasi Yang Bisa Dipesan

Tropical Motion Video Animasi


  • Square Harga 150 Ribu
    (Bonus Animasi di Instastories)

video animasi undangan pernikahan
video animasi undangan pernikahan
video animasi undangan pernikahan
video animasi undangan pernikahan
video animasi undangan pernikahan
video animasi undangan pernikahan
video animasi undangan pernikahan


  • Landscape 200 Ribu
    (Bonus Animasi di Instastories)

video animasi undangan pernikahan
video animasi undangan pernikahan
video animasi undangan pernikahan
video animasi undangan pernikahan
video animasi undangan pernikahan
video animasi undangan pernikahan
video animasi undangan pernikahan

Segera Koleksi Motion Lainnya

Cooming Soon

Jasa Video Animasi Undangan Pernikahan
Sebelum bikin jasa video undangan animasi kayak gini, aku pun sama kayak kelen, memikirkan yang terbaik untuk pernikahan pertama ini, namanya yang pertama harus memberikan kesan yang baik untuk sahabat, kerabat, keluarga, relasi dan banyak orang. Dari mulai cari tempat nikah, dekorasi, katering, sampe bolak-balik ke rumah tuan kadi untuk kuliah singkat tentang pernikahan. Dan, gak lupa juga yang paling penting dari segala persiapan pernikahan, undangan. Gak mungkinlah, mau bikin hajatan tapi gak ada undangan.

Paling pusing sebenarnya mempersiapkan undangan pernikahan, kadang kita udah cocok, eh calon belum sesuai, kita berdua udah sesuai, eh orang tua mau undangan yang biasa-biasa aja. Padahal sebelumnya, kelen udah persiapkan undangan cetak pake gambar timbul, pake pita-pita, atau bahkan undangan cetak pake lampu warna-warni. Tapi tetap orang tua minta undangan cetak yang biasa-biasa aja, dan akhirnya kelen mengalah dengan cetak undangan 2 versi, 1 undangan cetak untuk keluarga dan relasi orang tua, 1 lagi undangan cetak untuk kawan-kawan. Aku pun juga kayak gitu, kita sama, kalo kau sekarang ini sedang mempersiapkan pernikahan, selamat untukmu dan nikmatilah keseruan mempersiapkan segala halnya.

Di zaman sekarang ini, yang terlalu serba maju, semuanya dituntut serba cepat dengan keterbatasan waktu yang kurang tepat. Jadi, kadang banyak undangan cetak pernikahan yang gak sempat diantarkan, karena dilanda kesibukan yang gak sibuk-sibuk kali, atau mungkin karena hari pernikahan tinggal seminggu lagi. Alhasil, hanya mengundang kawan-kawan melalui wa, facebook, atau instagram dengan memfoto undangan cetak kemudian dikirim. Untuk apa jadinya kalo dicetak tapi gak diantar, nah lebih bagus mencetak undangan seperlunya aja.

Buatlah list nama yang akan diundang, dan siapa-siapa aja yang memang harus diantarkan undangan cetak dan siapa-siapa aja yang bisa diundang melalui wa, fb atau ig. Tapi untuk yang diundang dari HP, gak difoto juga undangan cetaknya, lebih baik persiapkan video undangan pernikahan animasi agar berkesan pada orang yang diundang. Kalo pun ketika diundang melalui wa, fb atau ig, masih juga ada yang minta undangan cetak, kasihkan aja mungkin kawan kelen hidup di zaman yang belum milenial, atau bisa jadi mereka gak percaya kalo kau mau nikah sebentar lagi.


Jika sedang cari video animasi yang murah untuk keperluan lainnya, coba aja tanya-tanya mana tau cocok harga. Video animasi lainnya yang sering digunakan banyak ragamnya, ada yang digunakan video animasi untuk presentasi, ada juga yang digunakan video animasi untuk iklan. Salah satunya kayak beberapa video animasi ini, whiteboard, promosi dan ucapan ulang tahun.

Video Animasi Whiteboard Tangan Menulis

Video animasi dengan konsep whiteboard dan kemudian ada tangan yang menulis, kadang pake spidol kadang pun pake pulpen digunakan biasanya untuk presentase atau video ucapan ke sahabat, kerabat dan lainnya. Mungkin jika kelen tau video animasi whiteboard tangan menulis, ada yang berpikiran biasa saja gak ada yang menarik di dalamnya tapi banyak juga ternyata yang mau dibuatin video kayak gini. Mungkin videonya terkesan ajaib, ada tangan yang menuliskan kata-kata atau menggambar sebuah objek, tapi apa pun video animasinya tergantung digunakan untuk apa bisa-bisa aja.

Video Animasi Promosi Produk UMKM

Buat kelen yang punya produk, pasti kepikiran strategi promosi yang gak biasa, dan salah satunya melalui video animasi. Dengan video animasi kelen bisa juga mengiklankannya di media sosial seperti facebook atau pun instagram, dan bisa saja menjaring banyak audience jika video animasinya memang dapat menarik perhatian banyak orang. Bayangkan jika promosi dengan gambar yang terlalu biasa, bagaimana bisa jualan jika media promosinya gak meyakinkan calon pembeli, pake video animasi mungkin bisa lebih meyakinkan dari sekadar gambar produk biasa.

Video Animasi Ulang Tahun dan Ungkapan Cinta

Kalo yang ini, video animasi biasanya digunakan untuk menunjukan rasa kasih dan sayang kepada seseorang, bisa aja di momen yang spesial atau hanya sekadar memberikan ungkapan cinta pada orang yang memang dicintai. Karena menunjukkan ungkapan perasaan dari media sosial akan lebih berkesan dengan video animasi, kalo gak percaya coba aja kelen kasih video animasi sama orang-orang terkasih.

Video Animasi Untuk Company Profile

Banyak perusahaan atau industri yang mempresentasikan profil perusahaan atau konsep bisnis mereka ke banyak orang dengan menggunakan video animasi, dan ini pasti gak murah tentunya mahal yang digarap secara profesional. Bikin video animasi untuk company profile pun berbeda dengan video animasi yang lainnya, karena banyak info-info yang harus disampaikan dengan banyak animasi yang menarik agar client dari perusahan terkesan.

Kalo kelen masih penasaran kayak apa video animasi sekarang ini, coba aja kelen bukan google terus ketik video animasi apa aja kata keluar yang disarankan sama google, pastinya banyak kan. Dari mulai pencarian untuk belajar video animasi, aplikasi video animasi, software video animasi dan banyak lagi. Hampir tiap kota banyak yang cari jasa video animasi, bahkan di google saja kota seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya banyak yang cari video animasi untuk banyak keperluan tentunya.

Jadi, gak ada salahnya kalo kelen pake video animasi untuk kasih tau kabar gembira ke banyak orang. Tentunya, akan lebih berkesan ketika kelen memulai obrolan melalui wa, fb atau ig dengan mengirimkan video undangan animasi pernikahan kelen ke kawan. Kayak sebuah kejutan kebahagiaan yang tiba-tiba kelen kirim ke kawan-kawan kelen. Cemana?

TIPS JADI AUDIO RECORDER DAN REVIEW ZOOM H4N HANDY RECORDER

Mungkin ini review alat sound recorder untuk filmmaking dan berbagi tips menjadi audio recorder dalam filmmaking. Sebuah pengalaman menjadi crew di sebuah projekan film pendek islami yang diproduksi oleh komunitas Fisabilillah Production. Jauh memandang ke belakang, aku lupa tepatnya kapan, mungkin sekitar awal tahun 2016, aku resmi tergabung di komunitas filmmaker. Dan, alhamdulillah satu visi dan misi, hingga bertahanlah sampai sekarang ini.

Tak lagi genap 1 bulan menjadi bagian dari komunitas ini, mereka sudah merencanakan akan produksi film pendek, sungguh komunitas yang produktif sejauh ini, hingga pun sekarang tetap produktif menurut pengalamanku tergabung di komunitas ini. Rapat pun digelar, dengan membahas ide cerita yang akan diangkat menjadi sebuah film. Karena sebelum tergabung di komunitas ini, aku sudah sangat fasih tulis-menulis fiksi, aku pun mengajukan ide cerita dari cerpen berjudul "Lenyap Dalam Sunyi". Premisnya sederhana, hanya ingin mengingatkan orang untuk kembali membaca dan mengkaji Al-Qur'an.

tips jadi audio recorder, filmmaker muslim

Kembali sejenak, tahun 2015 adalah titik jenuh atas pertanyaan-pertanyaan tentang kemana akhir dari karya-karya tulis yang pernah aku tulis selama ini. Mungkin aku adalah orang yang menulis cerpen untuk kesenangan semata, sesekali dipublish dan tidak sedikit yang tiba-tiba hilang entah di mana. Lalu bagaimana, jika karya-karya yang hilang lalu terbaca orang dan kemudian membuat orang yang membacanya semakin jauh dari fitrah berbuat kebaikan. Dan selanjutnya, aku memutuskan untuk menuliskan pesan-pesan kebaikan dalam setiap cerpen-cerpen ini. Tapi sekarang, sudah lama tak menuliskan cerpen lagi, hanya menulis naskah film jika kebetulan masuk ke divisi naskah. Terkadang nulis itu sebenarnya mudah, hanya saja motivasi untuk memulai tulisan yang agak sulit, mungkin bukan aku saja, di antara kita mungkin demikian juga.

Segitu saja mukadimahnya, nanti di akhir tulisan ini aku akan kasih cerpennya dan juga film pendek pertama dan aku kebagian divisi audio. Menjadi seorang filmmaker muslim, sebenarnya tidak ada dalam daftar cita-citaku ketika SD, dulu hanya berpikir bagaimana menjadi seseorang yang bermanfaat dan produktif. Aku percaya, takdir membawaku ke komunitas film ini, tidak hanya produktif tiap karya film yang dihasilkan, insyaAllah akan menjadi amal jariyah untuk crew dan para pemainnya. Sebab, film-film yang diproduksi Fisabilillah Production adalah usaha kami untuk "Amar Ma'ruf Nahi Munkar" mengajak dalam kebaikan dan mencegah keburukan melalui film.

Menjadi Audio Recorder pakai Zoom H4n Handy Recorder

Tips ini berdasarkan pengalaman ketika produksi film dengan kawan-kawan fisabilillah production semoga tercerahkan, dan sedikit review alat Zoom H4n Handy Recorder yang digunakan oleh Fisabilillah Production.

Tips Menjadi Audio Recorder Filmmaker


Kadang ketika aku menjadi audio recorder, mungkin bukan aku saja juga di antara kita banyak sekali menyepelekan beberapa hal yang sebenarnya adalah hal yang krusial, dan mungkin ini salah satunya atau jika kamu punya saran lain silahkan.

  • Nanti, Bisa Dirapikan Diediting
Jangan berpikiran jika ada audio yang noise, semua diserahkan pada tahap post-production, tidak selamanya tahap editing bisa merapikan kesalahan dari audio yang sudah kita rekam. Baiknya, diambil ulang jika ada audio yang tidak stabil, daripada bergantung pada editor.

  • Jangan Labil Sebagai Audioman
Jika terdengar ada suara yang mengganggu namun pelan, lebih baik katakan saja untuk mengulang pengambilan adegan. Jika, bertanya lagi dengan sutradara apakah audio tersebut bisa dipakai, tetaplah sarankan untuk mengulang adegan, jika sutradara ingin melanjutkan adegan berikutnya, itu bukan kesalahan audio recoreder.

  • Divisi Audio Recorder Bukan Kerja 1 orang
Banyak yang mengira, kalau audio recorder bisa dipegang satu orang, big no. Minimal 2 orang, dalam skala produksi yang lebih besar, malahan divisi audio recorder bisa banyak lagi. Yang paling penting, 1 orang audio recorder dan 1 orang lagi yang fokus menjadi boom operator jika menggunakan boom pool.

  • Menyepelekan Lokasi Shoting
Tiap lokasi shoting punya tantangan yang berbeda-beda, jika shoting di lokasi sungai tentu ada suara air yang mengalir, dan bagaimana mengatasinya adalah tugas divisi audio. Tetap teliti, kemungkinan suara apa yang akan mengganggu jalannya shoting.

  • Perhatikan Background Noise
Kadang suara yang menurut kita pelan, ternyata sangat mengganggu ketika proses post-production, alhasil audio tidak natural ketika diedit untuk diperbaiki. Lebih baik, memastikan jika ada suara-suara pelan yang bisa mengganggu audio untuk film.

  • Jangan Asal Pilih Boom Operator
Boom operator seharusnya mengikuti instrusi seorang audio recorder, tapi lebih baik memilih orang yang berpengalaman dalam bidangnya, hanya saja pada skala komunitas film, tentu semua crew bisa belajar. Menjadi boom operator yang baik harus saling kerja sama dengan audio recorder.

  • Dialog Tumpang Tindih
Kesalahan yang sangat fatal, jika ada suara yang lebih besar di tengah dialog, bahkan kadang beberapa komunitas film menghalalkan adegan dialog yang tertindih karena mungkin sudah kelelahan produksi. Lebih baik, mengambil ulang adegan jika dialog tidak jelas atau tumpang tindih.

filmmaker muslim

Review Alat Filmmaker: Zoom H4n Handy Recorder

Aku hanya menceritakan pengalaman menggunakan alat sound recorder ini, bukan ingin menjelaskan secara teknis dari alat tersebut, tentunya lebih banyak yang ahli untuk menjelaskan Zoom H4n Handy Recorder. Hanya saja, saya yang pemula ini langsung pegang alat Zoom H4n Handy Recorder tidak ada masalah.

  • Mudah Dioperasikan
Sebelumnya, tidak pernah memegang alat recorder yang sejenis, baru pertama kali itu ketika produksi film pendek "Lenyap Dalam Sunyi" langsung mengoperasikannya. Tidak butuh waktu lama, untuk berkenalan dengan tiap fungsi tombol yang ada di alat ini. Sangat rekomendasi untuk digunakan walau pun untuk seorang pemula seperti aku.

  • Informasi Layar Mudah Dimengerti
Informasi di layar Zoom H4n Handy Recorder sangat mudah untuk dimengerti, status bar yang bergerak jika ada audio yang masuk sungguh responsif, bahkan pada record level tertentu kita bisa membedakan mana noise mana yang audio dialog.

  • Baterai Yang Mudah Untuk Diganti
Untuk produksi yang membutuhkan didesak waktu, mengganti baterai alat Zoom sangat mudah karena menggunakan baterai yang dipakai oleh semua orang dan dijual di toko-toko, bukan batearai yang dicharge dan akan merepotkan.

Hanya saja, ketika alat Zoom ini masih dalam keadaan baru semua aspek nyaman-nyaman saja ketika digunakan. Namun sekarang, di tahun ke 3 produksi Fisabilillah Production menggunakan alat ini, ada kendala sedikit ketika baru menghidupkan alat ini. Terlalu lama membaca memory ketika dihidupkan untuk pertama kali, mungkin dikarenakan memory yang kurang bagus atau karena human error (jatuh tak sengaja) selama produksi.

Semoga pengalamanku menggunakan alat Zoom H4n Handy Recorder bermanfaat, jika ada pengalaman yang sama atau ingin berbagi tips juga menjadi seorang audio recorder silahkan isi kolom komentarnya. Seperti yang aku janjikan, berikut cerita pendek "Lenyap Dalam Sunyi" dan juga hasil produksi fisabilillah production mengangkatnya menjadi film pendek.

Sekilas tentang film pendek Lenyap Dalam Sunyi, alhamdulillah berkat rahmat Allah diberikan amanah sebagai film terbaik di kompetisi film pendek Islamic Film Festival di Bandung pada tahun 2016.

film maker muslim lenyap dalam sunyi
klik